Iklan ADS

Tuesday, November 7, 2017

Andre Barros

Internet dan Manusia

http://www.brrosandre.com/2017/11/sejarah-internet-dan-dampak-negatif.html


Internet berasal dari jaringan komputer Departemen Pertahanan AS yang diciptakan pada tahun 1969 dan disebut ARPAnet, merupakan singkatan dari Advanced Research Project Network. Jaringan ini dibangun dengan tujuan untuk bertukar informasi antara kontraktor militer dan universitas yang melakukan riset militer. Kemudian pada tahun 1983 National Science Foundation (NSF) yang bertugas mempromosikan sains mengambil alih proyek ini dan menarik lebih banyak pengguna dari tiap universitas yang bergabung dalam jaringann NSF kemudian menjadi konektor untuk ribuan jaringan lainnya.

Dari sinilah internet mulai berkembang tahap demi tahap hingga tahun 1991 terjadi sebuah terobosan besar yang dilakukan oleh Tim Barners Lee dengan menciptakan sistem alamat yang dapat menhubungkan setiap komputer didunia dengan World, Wide, Web, (www). 

Ciptaan lBarners Lee ini didasari oleh tiga komponen anatara lain : 

Universal resource locators (URL) Url merupakan sistem alamat yang memungkinkan orang untuk mengakses informasi.

Hypertext tranfer protocol (HTTP) Ini adalah protokol yang bisa membuat komputer terkoneksi dan membaca file-feile internet.
Hypertext markup language (HTML), merupakan bahasa komputer yang memungkinkan seseorang bisa membuat pesan untuk dimasukan ke dalam hotspot atau link yang jika diklik akan memindahkan halaman yang satu ke halaman lainnya.


Kehadiran teknologi internet dewasa ini telah memberikan perubahan yang sangat luas terhadap masyarakat pada umumnya, semua orang dari berbagai belahan dunia dapat dengan muduh mengakses informasi apa saja yang dibutuhkan, mulai dari hal-hal positif hingga hal-hal negatif dapat diakses dengan mudah oleh siapa saja. Perkembangan teknologi yang sebenarnya membantu manusia dalam mengakses ilmu pengetahuan ini telah disalah manfaatkan oleh masyarakat terutama bagi anak-anak dan kaum pelajar sebagai generasi penerus. 

Kemudahan mendapatkan informasi telah membudayakan budaya malas bagi masyarakat terkhusus kaum pelajar, banyak kasus copy paste dikalangan mahasiswa mulai dari tugas hingga bahkan skripsi pun di copy paste, hal ini telah berdampak pada menurunya daya kritis mahasiswa dalam berpikir. Banyak contoh kasus yang tidak perlu untuk saya lampirkan disini, silakan lihat sekeliling anda, apalagi yang membaca artikel ini mahasiswa maka saya berpikir bahwa andan cukup paham dengan apa yang diulas dalam artikel ini. 

Kehadiran internet telah memberi dampak yang signifikan terhadap psikologi dan kultural, seperti yang diungkapakan oleh Sherry Turkle dalam bukunya Warner. J. Severin Teori Komunikasi : 459, tentang bagaimana “komputer merevisi perasaan kita terhadap diri kita sendiri”, dan web merubah identitas seseorang. Gagasan Turkley ini benar apa adanya bagaimana dengan kehadiran internet seolah seperti menyajikan makanan siap saji. Tugas kulia yang sebenarnya membantu mahasiswa untuk berpikir secara akademik, ternyata tidak seperti yang diharap dalam dunia pendidikan. Mahasiswa tinggal pergi warnet lalu copy paste hasil pemikiran orang lain untuk dijadikan karyanya.

Budaya literasi semakin berkurang di kalangan mahasiswa juga pada kaum pelajar pada umumnya, secara psikologi mental kaum pelajar sudah tidak bisa diharapka lagi jika praktek kecurangan ini terus berlanjut dari generasi ke generasi. 

Saya sedikit menyimpulkan bahwa sebenarnya Internet tidak memiliki dampak yang negatif, kalaupun ada tidaklah seberapa besar, dibanndingkan dengan dampak positifnya, silahkan merenungi apa saja manfaat dari internet. Disini saya melihat bahwa kesadaran manusia dalam menggunakannya yang sangat buruk, sehinggu terjadilah dampak-dampak negatif yang telah diulas diatas dalam artikel ini. manusia cenderung lebih suka mendapatkan kebahagiaan yang sifatnya semu, atau sementara, atau lebih memilih untuk memuaskan rasa, atau keinginan daging.

Untuk mengatasi hal ini perlu adanya proses penyadaran dari keluarga sejak dini, juga tidak terlepas dari peran pemerintah dalam mengawasi proses pendidikan melului DIKTI misalnya, pemerintah seharusnya membatasi kebebasan dalam menggunakan internet, sehingga bisa menyelamat generasi baru, jangan hanya membuat undang-undang IT, namun hukum juga perlu ditegakkan, percuma ada undang-undang tentang IT tetapi hukumnya lemah, dengan begitu maka kejahatan di dunia maya akan terus berlanjut bahkan bertambah dari waktu-kewaktu.



Daftar bacaan

Warner J. Severin. Teori Komunikasi, Sejarah, Metode, dan Terapan di Dalam Media Massaa, 2011, PT kecana Prenadamedia Group

https://www.kompasiana.com/mind-di/bahaya-di-dunia-pendidikan-internet-copas-dan-plagiarism_552ae8db6ea834a53a552cfe

https://www.kompasiana.com/amirsyahoke/ketahuan-plagiat-tidak-lulus-sidang-skripsi_5529de366ea834be56552d16

Andre Barros

About Andre Barros -

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Subscribe to this Blog via Email :

2 komentar

Write komentar
leon
AUTHOR
November 30, 2017 at 10:59 AM delete

http://myleontamu.blogspot.co.id/
Jangan Lupa Kunjung balik bung....

Reply
avatar
Andre Barros
AUTHOR
March 30, 2018 at 9:47 PM delete

ok siap bung...semangat

Reply
avatar