Iklan ADS

Wednesday, August 2, 2017

Andre Barros

Tahapan Manajemen Redaksi di Media Online

Tahapan Manajemen Redaksi di Media Online
Oleh Elisabet K. M.

Media Online merupakan salah satu New media mass yang bisadapatkan di Internet. Media Online dan media konvensional tetap sama, walaupun yang satu berbasis internet, dan yang satu dalam cetakan Koran.

Dalam sebuah badan atau organsasi dikenal dengan istilah manajemen. Manajemen bisa diartikan sebagai mengatur atau mengorganisasikan. Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai tujuan (goals) secara efektif dan efisien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.

Manajemen memiliki beberapa fungsi, diantaranya yakni perencanaan, pengorganisasian, leading/kepemimpinan dan pengendalian. Dalam sebuah media tentu ada tahapan dalam manajemennya, begitu pula dengan media online terdapat beberapa tahapan manajemen, diantaranya:

1. Perencanaan
Perencanaan media meliputi proses penyusunan rencana penjadwalan yang menunjukan bagaimana waktu dan ruang periklanan akan mencapai tujuan pemasaran. Strategi pemasaran menyeluruh terdiri dari identifikasi pasar sasaran dan seleksi bauran pemasaran yang memeberi pilihan pemasangan iklan serta strategi media online. Strategi iklan meliputi tujuan periklanan, anggaran, pesan serta trategi.

Strategi media terdiri dari:

- Pilih topic yang akan disampaikan

Topic merupakan langkah awal yang harus diperhatikan saat akan membuat media. Karena hal ini berkaitan dengan konten atau isi dari media kita. Apa yang akan kita bagikan dalam media yang telah kita buat.

- Memilih audiens sasaran

Memilih audiens harus tepat sesuai dengan produk yang akan dipasarkan dan sesuai kebutuhan. Misalkan dalam membuat portal berita online, maka sudah ditentukan segmen audiensnya untuk usia berapa dan sesuai kebutuhan audiensnya, begitupula dengan iklan yang akan ditampilkan maka disesuaikan dengan segemen pembaca atau penikamat portal berita tersebut.

- Menentukan tujuan media

Berikut terdapat lima dasar perencanaan media, seagai beikut:

¨ Jangkauan

Seberapa luas jangkauan media ke khalayak. Baik itu kontent media, segmentasi, ataupun manfaat media tersebut bagi khalayak.

¨ Frekuensi

Bagaimana media tersebut dapat disebarluaskan secara meluas dan dapat dengan mudah diakses.

¨ Bobot

Seberapa besar pengaruh dan seberapa penting media online yang diciptakan.

¨ Kontinuitas

Media tersebut dapat berkelanjutan dan selalu menyajikan hal yang baru untuk makin berkembang dan semakin maju.

¨ Pertimbangan biaya

Media mengalokasikam biaya seefisien mungkin tanpa mengurangi kulitas penyajian sebuah media.

- mengubahperilaku orang (efek media)

Salah satu tujuan dari media massayakni, untuk merubah perilaku seseorang. Hal ini berkaitan dengan topik yang dipilih dan yang akan dibagikan ke pembaca. Sehingga, setelah membaca tulisan kita dalam media kita, maka dari tulisan ini diharapkan dapat merubah perilaku pembaca mengenai sesuatu. Misalnya dari tidak tau menjadi tau, atau dari pasif menjadi aktif, ataupun dari negative bisa menjadi positif.

2. Produksi

“Produksi adalah semua kegiatan dalam menciptakan atau menambah kegunaan barang atau jasa, dimana untuk kegiatan tersebut diperlukan faktor-faktor produksi.” (Sumiarti, Murti et, al.(1987)). Secara umum produksi berarti menciptakan atau menjadikan barang yang semula dipersiapkan saat tahap pra produksi. Dalam produksi media online, yang harus dipertimbangkan adalah konten atau informasi yang akan dipublikasikan, informasi yang disebarkan merupakan kabar terhangat atau teraktual. Proses produksi di media online lebi hcepat dibandingkan media cetak. Iswara (2001) menjelaskan karakteristik yang dimiliki media online yakni :

- Kecepatan (aktualitas) informasi
Kejadian atau peristiwa yang terjadi di lapangan bisa langsung di upload kedalam situs web media online, tanpa menunggu hitungan menit, jam atau hari seperti di media elekronik maupun cetak.

- Selalu ada pembaruan (updating) informasi.
Informasi yang disampaikan di media online dilakukan secara terus menerus, karena adanya pembaruan (updating) informasi. Penyajian yang bersifat realtime menyebabkan tidak adanya waktu yang diistimewakan (prime time) karena penyediaan informasi berlangsung tanpa putus, hanya tergantung kapan pengguna (user) mau mengaksesnya.

- Interaktivitas.
Model komunikasi di media online adalah komunikasi 2 arah. Hal ini sehingga membuat pembaca pun dapat menyampaikan keluhan, saran, kritikan ke bagian redaksi dan langsung bisa dibalas. Atau dengan kata lain, adanya timbal balik antara pembaca dan bagian redaksi media online.

- Personalisasi
Yakni pembaca atau pengguna (user) semakin otonom dalam menetukan informasi apa yang ia butuhkan. Media online memberikan peluang bagi peggunanya untuk mengambil atau menghapus berita atau informasi yang dibutuhkan ataupun tak dibutuhkannya. Jadi selektivitas dan sensor informasi berada ditangannya

- Terhubung dengan sumber lain
Setiap data daninformasi yang disajikan bisa dihubungkan dengan sumber.


Tahapan produksi berita yang diperkenalkan oleh Paul Bradshaw, dibagi menjadi dua bagian yaitu speed dan depth. Speed berarti kecepatan dalam memproduksi suatu berita. Kecepatan menjadi kualitas utama jurnalis dalam memberitakan suatu fenomena. Persaingan untuk menjadi yang tercepat merupakan acuan bagi jurnalis dalam melakukan pekerjaanya. Jika dalam praktiknya tidak bisa menjadi yang pertama untuk mengunggah berita, maka jurnalis bisa mendapatkan gambar pertama, atau wawancara pertama, reaksi pertama, atau analisis pertama. Proses untuk mencapai yang paling cepat menuntut untuk merampingkan proses editorial. Ketika suatu peristiwa terjadi, jurnalis dituntut segera memproduksi beritanya dalam waktu itu juga. Keterbatasan waktu memungkinkan jurnalis untuk menuliskan beritanya terlebih dahulu melalui:

1. Alert (mobile, email) Jurnalis bisa meluncurkan berita melalui social media seperti twitter untuk menampilkan berita secra cepat. Dengan begitu, informasi bisa tersebar secara cepat dan memperoleh tanggapan ataupun analisis dari masyarakat.

2. Draft (blog) Berita juga dapat segera diluncurkan melalui blog berupa follow up news jika peristiwa baru saja terjadi dan belum semua informasi diperoleh. Liveblogging dianggap sebagai bentuk web-asli jurnalisme, dengan mengaplikasikan prinsip-prinsip penerbitan online. Livebloggin juga harus memperhatikan respon masyarakat melalui komentar di pemberitaan dan kata kunci sehingga mudah diakses masyarakat.

3. Article/ Package (published of broadcast) Pemberitaan secara utuh dalam suatu artikel untuk disebarluaskan. Melalui website berita diluncurkan ke masyarakat dengan informasi yang lengkap dalam waktu cepat dari kejadian yang berlangsung.

Depth berarti kedalaman, Jika 'kecepatan' merupakan bagian dari proses distribusi berita , maka 'kedalaman' berfokus pada pengelolaan output. Jurnalis dituntut untuk mengelola informasi secara rinci, focus, dan kronologis agar suatu berita dapat dicerna dengan mudah namun informasinya juga mendalam. Tidak hanya itu, jurrnalis juga dituntut untuk berbagi berbagi analisis lebih dalam, konteks, dan interaktivitas.

4. Context (hypertext, portal) Produksi konstan berita situs konten dapat menjadi keuntungan dan kerugian. Pada Google News, misalnya, kecepatan adalah kunci: situs akan memberikan bobot tambahan ke halaman web pertama yang diterbitkan pada berita tertentu. Selain itu, Jurnalis dituntut untuk memperhatikan konten dalam aspek link, isi berita 5w + 1H, dan angle pemberitaan.

5. Analysis/ Reflection (print, broadcast, blog, podcast) Jurnalis menganalisis informasi dengan melakukan wawancara atau dengan diskusi mengenai pemberitaan yang ia tulis dengan pembaca.

6. Interactivity (flash, chats, forums, wikis) Melakukan interaksi dengan menanggapi komentar pembaca atau berpartisipasi dalam forum tertentu untk berinteraksi. 7. Customization (databeses) Penggunaan multimedia untuk menampilkan berita sehingga dapat melengkapi tampilan dan tidak terkesan monoton. Dengan adanya video, peta, gambar, audio dapat memenuhi kebutuhan masyarakat untuk memilih media yang paling mereka sukai sehingga berita dapat dicerna dengan lebih menyenangkan.

3. Content Manajemen System (CMS)
CMS atau (Content Management System) adalah perangkat lunak yang memungkinkan seseorang untuk menambah dan atau memanipulasi (mengubah) isi dari suatu situs web. Kemampuan atau fitur dari   sebuah system CMS itu berbeda-beda. Walaupun demikian, kebanyakan dari perangkat lunak ini, memiliki fitur publikasi berbasis web, manajemen format, control revisi, pembuatan indeks, pencarian dan pengarsipan. Perangkat lunak CSM open source yang popular, misalnya joomla, wordpress, drupal, vbulletin, moodle, cmsid, RazorCMS, PHP Nuke dan lain-lainnya.
CMS merupakan sebuah system yang memberikan kemudahan untuk pengguna dalam mengelola dan melakukan perubahan isi web. Untuk mengelola web berbasis CSM, pengguna tak perlu menguasai teknis program web. Hal ini agar, pengelola web seperti administrator, editor, dan penulis bisa mengoperasikan web dengan leluasa. Mulai dari menulis, memposting, mengedit, memodifikasi tampilan web, mengganti banner, memasukan widget dan lain-lainnya.
Pada umumnya, sebuah CMS terdiri dari dua elemen yaitu

a. Aplikasimnajemenisi (Content Management Application atau CMA)

Elemen ini memungkinkan pengelola konten yang mungkin tidak memiliki pengetahuan tentang HTML, untuk mengelola pembuatan, pengubahan, dan penghapusan isi dari suatu situs web tanpa perlu memiliki keahlian sebagai seorang webmaster.

b. Aplikasi pengiriman isi (Content Delivery Application atau CDA).
Elemen ini memakai dan menghimpun informasi yang telah ditambah sebelumnya, dikurangi, atau diubah oleh si pemilik web, untuk memper baharui situ web tersebut.

Untuk penggunaannya, CMS memiliki 2 kategori yakni :
1. Public Fronted, yakni kelompok yang bisa melakukan akses pada halaman depan web, seperti membaca, mengunduh, menyalin, membagi tautan dan kegiatan penelusuran web lainnya. Public fronted terbuka untuk siapa saja yang ingin mengakses web kita seperti mengklik rubric atau kategori, membaca komentar, mengirim komentar, dan berbagai aktivitas pengguna lainnya.
2. Public Backend, yakni mereka yang bisa melakukan akses atau login, pada halaman fronted maupun halaman backend. Kelompok ini merupakan para pengelola web,sesuai dengan tingkatan mereka.

CMS yang paling mudah untuk dipakai adalah WordPress. WordPress merupakan sebuah platform CMS untuk blog dan website yang paling populer dan paling banyak digunakan oleh para pengembang website. Dengan wordpress anda bisa membuat sebuah web blog, web corporate, web portofolio, web online shop dengan beberapa tambahan plugin.WordPress satu dari sekian CMS yang “Easy to Use”. mudah digunakan. WordPress mudah digunakan bagi siapa saja, bagi level expert ataupun yang masih newbie (baru belajar web).

4. Strategi distribusi konten individu
Pemasaran produk merupakan suatu cara untuk mempromosikan atau memasarkan produk kita kepada konsumen secara cepat, praktis dan tepat pada target dan segmentasi yang kita pilih dan inginkan. Pemasaran yang kita lakukan dapat mencapai target apabila produk yang kita hasilkan mampu menjadi hal yang diminati konsumen. Maka hal yang dapat dilakukan dalam mempromosikan produk kita yakni :

-. Memperhatikan kualitas produk yang kita hasilkan
Apabila produk yang kita hasilkan memiliki kualitas yang tinggi, maka konsumen akan senang untuk mengkonsumsi produk kita dan akan memakainya secara terus.

-. Membuat citra brand yang baik di mata bkonsumen
Brand atau merk merupakan hal yang mampu mempengaruhi pemasaran produk. Maka dariitu, kita perlu membuat merk yang menarik, sehingga konsumen percaya pada produk yang sudah kita hasilkan

-. Promosi
Promosi lewat media online merupakan hal yang sangat strategis. Hal ini dikarenakan internet bisa menjangkau seluruh daerah dengan cepat tanpa halangan waktu dan sangat murah. Dengan menyebarkan link melalui medsos seperti facebook, twitter, instgram dan lain-lain.Caranya gampang dengan :

1. Rutin posting tulisan di blog kita

2. Bertukar link

3. Rajin berkomentar di Media online lain

4. Gabungkomunitas

5. Online walking

Andre Barros

About Andre Barros -

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Subscribe to this Blog via Email :