Iklan ADS

Wednesday, July 19, 2017

Andre Barros

Penjajahan ala moderen

Penjajahan ala moderen



Hari ini siapa saja boleh mengatakan bahwa Indonesia sudah merdeka, tapi ingat, Indonesia belum merdeka dari cengkraman serta praktek-praktek kapitalis asing yang dengan sepenuhnya mengendalikan perekonomian Indonesia, sehingga melahirkan yang namanya Neo Imperialisme, yaitu suatu konsep negara-negara maju untuk bagaiman menghisap dan mengksploitasi terhadap negara-negara berkembang secara global, salah satunya indonesia. Praktik dari Kapitalisme dan Imperialisme inilah yang diistilahkan dengan Neo Kolonialisme atau penjajahan model baru.

Di era globalisasi ini negara-negara asing tidak lagi menjajah secara fisik karena hal ini akan menimbulkan perlawanan, oleh karena itu mereka akan menjajah secara non fisik yaitu dengan menguasai perekonomian negara-negara berkembang, turut ikut campur dalam urusan politik, serta merusak kebudayaan lokal.

Perekonomian indonesia dikendalikan oleh asing sejak tumbangnya masa orde lama yaitu masa kepemimpinan ir Soekarno. hal ini bisa dilihat dengan dicetuskannya UU No.1 penanaman modal asing pada tahun 1967 oleh Presiden Soeharto yang menggatikan posisi ir Soekarno pada saat itu. Berbeda dengan kepemimpinan sang Proklamator yang dalam kepemimpinannya ia bersih keras menolak pihak asing untuk menanamkan modal di Indonesia, dalam pidato-pidatonya Ia selalu berteriak mengenai konsep trisakti kepada Indonesia agar betul-betul Berdaulat di bidang politik, Berdikari di bidang ekonomi, serta berpendirian di bidang kebudayaan.

Pada masa orde lama pihak asing susah untuk mengitervensi urusan politik dan ekonomi dalam negeri, hal ini pula yang menjadi alasan tumbangnya kepemimpinan Soekarno yang dengan sengaja dituduh atas dasar keterlibatannya dengan PKI. Dalam bukunya Tim Weiner yang dikutip dari beberapa sumber onlie menceritakan bagaimana kerjasama antara Clyde Mc Avoy seorang agen CIA, bersam Adam Malik, Sultan Jawa Tengah, Soeharto, dan Duta besar America di Indonesia Marshall Green untuk menumbangkan Soekarno. Semua ini semata-mata hanya agar asing dengan leluasa mengobrak abrik kekayaan alam Indonesia, sehingga setelah Soeharto menjabat sebagai presiden dan kemudian PT Freeport pun mendapatkan izin untuk berdiri hingga hari ini.

Ketika berbicara tentang Neo Kolonialisme atau penjajahan moderen, saya teringat akan pesan tokoh proklamator ir Soekarno bahwa “perjuanganku lebih muda karena mengusir penjajah, namun perjuanga mu akan lebih sulit karena melawan kaum mu sendiri” hal ini terbukti bahwa selain Indonesia dijajah dan kuras harta kekayaannya oleh pihak asing, ada juga tikus-tikus dalam negeri yang berkeliaran di disudut-sudut ruangan gedung DPR dan instansi pemerintahan lainnya untuk mengorek harta kekayaan rakyat yang dipercayakan kepada mereka untuk mengolah demi kemakmuran rakyat, namun nyatanya tidak sesuai harapan rakyat, salah satunya contoh kasus yang saat ini lagi hangat di bicarakan yaitu tindakan korupsi yang dilakukan oleh Setia Novanto dengan merugikan negara sekitar Rp2,3 triliun, dan masih ada beberapa kasus korupsi lainnya.

Tidak hanya Novanto yang melakukan tindak korupsi, masih banya lagi oknum-oknum pejabat yang terlibat kasus korupsi data dari Indonesia Corruption Wacth (ICW) menunjukan ada sebanyak 210 kasus dan 500 orang ditetapkan sebagai pelaku. Dan untuk data selengkapnya silakan kunjungi situs resmi KPK di www.kpk.go.id/id.

Selama praktek korupsi di Indonesia tidak di tangani oleh pemerintah secara serius maka korupsi akan terus berkembang dan mengakar di Indonesia sebagai budaya yang tidak akan pernah hilang lagi, begitu juga dengan pemerasan-pemerasan yang dilakukan oleh pihak asing di Indonesia akan terus dengan leluasa berkembang, nah untuk menghentikan semua pergerakan yang merugikan ini alangkah lebih baiknya diterapkan kembali konsep Trisakti. Namun perlu diketahui bahwa segala macam bentuk perjuangan untuk menuju suatu perubahan tidak terlepas dari peran kaum pemuda sebagai kaum penggerak massa aksi.

Andre Barros

About Andre Barros -

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Subscribe to this Blog via Email :